askum.wr.wb.
yo sobat travelling
apa kabar?
jumpa lagi dg para jember rantau’s crew
kali ini kami akan bercerita ttg perjalanan weekend kami kemarin
bermula dari planning si panpan (krishna pandu wicaksono) pindahan dari cianjur balik ke jakarta
ceritaku bermula dari kegiatan kantor di hari sabtu yg sangat crowded sekali
pulang kantor diriku istirahat sebentar d kos2n
sembari menunggu waktu sholat ashar, kunikmati segarnya es alpukat-capucino
setelah menunaikan ibadah sholat ashar diriku berangkat naik busway yg katanya good public transport in our country
tapi lamanya bukan main, berjam2 diriku menunggu di halte indosiar, bener2 waiting is wasting time
cukup lama menunggu akhirnya dapat juga busway pulogadung yg katanya ekspres itu tetapi ternyata penuh sesak begitu
setelah sampai d halte central senen, sekali lagi diriku menunggu cukup lama sekali, sampai aku putus asa
kucoba sms si panpan, katanya tinggal menunggu kedatangan miqdad rombongan kita bisa berangkat
setelah berlama-lama di halte central senen, akhirnya dapat juga busway yg mengantarku ke arah salemba
diriku janjian ama si panpan di depan halte salemba carolus
lumayan lama juga nunggu rombongan panpan, kuputuskan beli gorengan utk mengganjal perut
maklum belum makan siang perut ini rasanya keroncongan
sekitar pukul 17.00 akhirnya panpan dkk datang dg terrios kakaknya
oh y hampir lupa, kuperkenalakan terlebih dahulu rombongan wild adventure kali ini
ada panpan (krishna pandu wicaksono) si conditional decison maker kita, yudha (martha yudha) sang photografer, miqdad (miqdad zuhdi) yg datangnya telat, nia (aulia kurniadewi) si single woman at this adventure and aku (rosyid adrianto)
cukup lama kami berputar2 d daerah johar baru, menemui rekan pandu utk menerima beberapa dokumen penting dari instansinya, tak urung kami yg duduk di bagian tengah mobil (aku, miqdad dan nia) dapat kebagian tugas semacam korektor gitu, menghitung jumlah dokumen yg harusnya ada 15 dan harus bertanda tangan direkturnya gitu
masi di daerah johar baru, kami berhenti di suatu masjid tuk mengantarkan miqdad menunaikan ibadah solat ashar
setelah cukup puas di daerah johar baru, akhirnya kami menuju cawang untuk memasuki tol jagorawi
dan seperrti biasa, tol yg katanya bebas macet dan tarifnya uda naik pada awal bulan ini macetnya dimana-mana
cukup bosan juga menyusuri jalan tol ini kami putuskan tuk istirahat sejenak di rest area karena uda masuk waktu sholat magrib. Dilematis juga untuk menentukan tempat sholat antara musholla yg dekat tapi sempit ato mesjid yg besar tapi jauh dari tempat parkir kita. Dan tanpa jauh2 melangkah kami akhirnya sholat di musholla yg mungil itu
karena tempatnya yg tidak luas, aku menunggu giliran kloter pertama selesai
selesai solat kami lanjutkan perjalanan, sekitar pukul 19.00 kami sampai d pintu tol ciawi
mengenang perjalanan bulan lalu, pandu menjelaskan di mana letak kesalahan rute yg kita ambil
saat menggunakan lajur arah cianjur via puncak, ternyata jalannya macet total
lepas dari kemacetan, mobil kami masih tidak bisa melaju kencang karena jalurnya padat sekali
berkilo-kilo meter mobil di gas, dan perutku terasa lapar sekali karena belum terisi nasi dari kemarin malam
kami sempatkan singgah di mesjid at-ta’wun yg berada di daerah puncak, beberapa dari kami menunaikan ibadah solat isya
aku tidak ikut solat karena uda ku jama’ dg solat magrib tadi, dan seperti biasa di masjid yg cukup dingin d malam hari ini tak lupa bagi kamu untuk berfoto-foto

yos perjalanan dilanjutkan,setelah melewati istana negara di daerah cipanas kami mulai mencari-cari tempat makan yg cozuy, tak pelak ketika berhenti di suatu rumah makan yudha turun utk melihat-lihat view di rumah makan tsb
kita di dalam mobil cukup tertawa melihat kejadian yg ada, kok ada y orang dtg ke rumah makan bknnya tanya menu makannya apa, tapi malah minta ijin ‘mbak mau lihat viewnya dlu y’ beuh-beuh utk si mbak nggak protes
alhasil kami terus mencari, dan sampai akhirnya langkah kami tertuju di rumah makan RINDU ALAM
wah promosi nih, tempatnya lumayan lah tapi sayangnya seat yg pemandangannya bagus hanya di sekitar berandanya saja. Cukup lama kami berpikir mencari tempat duduk yg bgus dan lumayan mondar-mandir juga
hingga akhirnya kami duduk di suatu persimpangan ‘tusuk sate’ dalam rumah makan itu
Dan seperti biasa sembari menunggu makanan datang kami sempatkan tuk berfoto2

ok . . . . perjalanan dilanjutkan . . . . menuju tempat pandu ‘the nice place at cianjur’
sekitar pukul 12.00 malam kami tiba, dan sudah tak kuat lagi rasanya tubuh ini, lelah sekali dan mengantuk sekali
sempat kunyalakan televisi dan kutonton sejenak pertandingan sepakbola chelsea vs everton yg skornya uda 3-0
dan setelah itu aku masuk ke dunia mimpi, dan ntah kenapa aku mendapat mimpi indah mendapatkan semacam undian berhadiah yg masuk ke rekeningku tiap bulannya, setelah cukup menikmati mimpiku itu dan tersenyum2 dalam hati
tak rela rasanya mata ini terbuka yg melihat kenyataan bahwa jam dinding telah menunjukkan angka 6.00
dan artinya aku uda telat untuk solat subuh, tak pikir panjang lagi ambil air wudhu dan solat
diterima ato nggak ALLAHUalam, yg penting ibadah. Setelah mengisi perut dg secangkir susu kental manis yg ternyata airnya masih dingin dan sebutir coklat milik pandu kami bersiap2 menuju top destination wild adventure this week AKA
GUNUNG GEDE PANGRANGO NATIONAL PARK di daerah cibodas. Beruntung pandu uda mempersiapkan barang2nya tadi malam akhirnya kami bisa keluar rumah pagi itu, akan tetapi kami masih berputar2 di daerah cianjur karena pandu masih harus menyelesaikan urusannya meminta tanda tangan dari kepala dinas setempat
setelah urusan selesai kami berangkat menyusuri jalan raya via teras kita dan seterusnya melewati cipanas yang akhirnya perjalanan kami berhenti di suatu rumah makan kecil di daerah cibodas
menunggu pandu yg msuk atm aku sempatkan ke kamar kecil karena seperti biasa aku tak tahan menahan tubuh ini utk buang air kecil. Setelah memesan nasi goreng 3 porsi dan nasi campur sayur asem 2 porsi kami menuju pintu masuk taman nasional cibodas cukup indah juga perjalanan menuju cibodas. Berikut ini beberapa jepretan yg sempat kami abadikan

yes sampe juga di cibodas, setelah mempersiapkan bahan2 utk tracking yg ternyata rombongan kami tidak bawa air minum, melangkahlah kami menuju gunung gede pangrango natonal park
perhentian pertama adalah di loket masuk sekali lagi coy foto-foto ditemani canon slr (single lens refraction) milik temen yudha dan tripod nya, kami bermanja2 menikmati alam raya ini yg sangat sejuk dan sangat cocok utk berweekend ria
berikut ini poto2 kami

perjalanan berlanjut SAMPAILAH kita di bagian dari gunung gede pangrango natonal park yg bernama TELAGA BIRU
dan sobat adventure pasti bisa menduga apa yg kita lakukan
yak bener sekali foto2. Dan silahkan menikmati indahnya TELAGA BIRU ini

gimana indah bukan ditemani owa jawa hitam, kura-kura kecil dan mbak-mbak cantik kami nikamti segarnya suasana telaga biru ini. Setelah cukup puas menikmati indahnya telaga biru perjalanan dilanjutkan menyusuri jalanan bebatuan yg cukup menanjak. Beruntung kupelajari ilmu fisika so dg efisiensi tinggi langkah ini berjalan cukup kencang meninggalkan teman2ku yg kuakui ahli dalam berenang tapi masih kalah dgq soal urusan ‘gunung’ seperti ini
karena gak tega melihat keringat mengucur deras d tubuh mereka kami sempatkan tuk beristirahat sejenak sembari menikmati ‘keperawanan’ hutan hujan tropis yg didominasi dg pepohonan yg menjulang tinggi ini
perjalanan terus berlanjut hingga kami sampai di bagian lain dari gunung gede pangrango natonal park yang bernama RAWA GAYONGGONG. cukup panjang juga rawa-rawa ini sekitar 1 km dan daerah ini ditandai dg adanya jembatan yg membantu perjalanan kita. biar gak penasaran berikut ini foto2 kami di rawa2 yg cukup terbuka dan terang ini
oh y bagi sobat adventure yg belum kenal ama personel kami berikut kami tampilkan foto kami satu persatu

gimana keren abis kn? nah klo dari rawa gayonggong ini jika mau ke air terjun lumayan deket lah sekitar 500 m lagi
perlu temen2 ketahui jarak dari pintu masuk tadi ke air terjun adalah 2,8 km dan bagi pertualang proffesional sebenarnya jarak tersebut cukup ditempuh selama 1 jam saja, nah berhubung kami para banci touch up yg hobi poto2 perjalanannya bisa nambah 1 jam. Setelah cukup lama kami menanti-nanti , akhirnya sampai lah kita di air terjun cibeurem yg konon nama ini diambil krn org sekitar melihat warna airnya yg kemerah-merahan
bagi kalian yg belum pernah k air terjun yg kira2 ada 3 aliran ini berikut ini beberapa foto yg sempat kami abadikan dan menyebabkan saya sempat jatuh juga di suatu batu yg licin

selamat menikmati
ok uda sampe our destination
pengennya ke pemandian air panas
tp sepertinya gak mungkin terlaksana melihat hari uda siang
kami putuskan utk turun
saat turun gak berlama2 kami melangkah turun begitu saja seperti bola yg menggelinding
tuing-tuing
tuing . . . tuing aku menuruni anak tangga tak kenal lelah
dan akhirnya sampai juga di tempat parkir mobil punya kakak pandu
di sini kami bersih2 diri, ganti baju dan menunaikan ibadah solat duhur-ashar (dijama’)
setelah semuanya siap kami keluar dari taman wisata cibodas menuju jalan raya cipanas mencari rumah makan tuk mengisi perut kami yg uda keroncongan karena uda berjalan kaki tak kurang dari 6 km di terjalnya jalan pegunugan
di rumah makan beberapa dari kami memesan bento (makanan siang ala jepang) karena katanya tempat ini terkenal dg menu jepangnya ini
di sini kusempatkan tuk mengopy file2 foto
keren man, setelah melihat aku terkagum2 ingin rasanya kembali ke cibodas
setelah kenyang dan mengisi perbekalan dg air minum dan snack
kami lanjutkan kembali ke arah cianjur, sepertinya sih pandu punya urusan yg harus ia selesaikan
aku juga gak begitu ngerti karena mataku uda terkantuk2 gak kuat menahan rasa lelah
tau2 mobil uda sampai di daerah rajamandala
melihat papan petunjuk di pertigaan 15 km lagi menuju bendungan saguling
ya 30 menit lagi pikirku
uda capek dan masih harus sabar menunggu, kunikmati perjalanan ini memahami arti pemandangan yg ada
indah dan menawan barisan pegunungan terlihat gagah kupandangi dari dalam mobil
diriku terkesima akan cipataan yg maha kuasa ini
setelah sekian lama kami menunggu di dalam mobil akhirnya sampai jg di bendungan saguling
kusempatkan tuk meminta ijin ke satpam yg menjaga kawasan ini
aku mendapat tanda pengenal sebagai tamu dan tanda untuk parkir mobil
sayang sekali lagi musim kemarau so kita gak bisa bersenang2 di aliran sungai citarum yg ada di bawahnya
tuk mengobati kekecewaan kita ini masih sempat2nya kami abadikan beberapa foto yg cukup konyol juga jika mengingat pengambilan gambarnya
yo sobat advanture selamat minikmati

sekian
0 Tanggapan ke “wild adventure-at gunung gede pangrango natonal park”