18
Des
09

BUKU FISIKA UNTUK UNIVERSITAS JILID I


Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat tahun baru Islam 1 Muharrom 1431 H

MARILAH KITA SAMBUT AWAL TAHUN IN DENGAN SUKA CITA

tak lupa pula kita renungkan apa yang telah kita lakukan 1 tahun sebelumnya dan berusaha memperbaiki kekurangan – kekurangan yang ada dalam kurun waktu 1 tahun ke depan.

Baiklah pada kesempatan kali ini akan saya rilis BUKU FISIKA UNTUK UNIVERSITAS  JILID I [versi beta]. Karena masih ‘versi beta’ maka isi dan konteks dalam buku ini masih belum sempurna. Mungkin pada kesempatan berikutnya akan saya rilis dalam ‘versi lengkapnya’. Doakan saja semoga saya masih diberi kesempatan untuk menyempurnakan buku saya ini sehingga dapat bermanfaat bagi nusa bangsa dan agama.

BUKU FISIKA UNTUK UNIVERSITAS JILID I [versi beta].pdf

Pada kesempatan kali ini juga saya upload contoh tugas grafik gabungan  getaran yang harus dikumpulkan tanggal 22 Des 09

CONTOH TUGAS GABUNGAN GETARAN

sekian posting saya hari ini semoga bermanfaat

Wasalamualaikum Wr.Wb.

Merdeka!


32 Responses to “BUKU FISIKA UNTUK UNIVERSITAS JILID I”


  1. 1 ahmad
    20 Desember 2009 pukul 11:23

    ijin copi file pak,
    pak tugas gelombangnya kalu di undur hari kamis bagaimana pak……?
    karena saya belum bisa buat grafik dengan microsoft XL
    semoga ujian besok nilai saya bagus………
    ami….n

    nama :ahmad teguh s
    n.p.m :03.2009.1.06671

  2. 2 aji tri mulyanto
    20 Desember 2009 pukul 14:51

    suwun pak contoh gelombang x.,.,.TAPI tetep ae pak g muudeng?

    trus py pak?

    biingunge

    mksh pak sebelumya

  3. 21 Desember 2009 pukul 05:41

    teknik industri
    07.2009.1.02772
    pagi

    pak tugas gelombangnya di undur aja gimana soalnya anak2 banyak yang gak mudeng

  4. 4 Akhmad Suhaiyanto
    22 Desember 2009 pukul 02:26

    hmm…. udah dicoba berkali kali kok hasilnya ga bisa sama..
    gmn caranya menampilkan hingga 4 kuadran y pak???
    cz selalu yg nampak kuadran 1 n kuadran 4 doank

    skalian ijin copy pak ^_^

    nama : akhmad suhariyanto
    npm : 03.2009.1.06650
    jur: T. Elektro (Malam)

  5. 5 Rina
    24 Desember 2009 pukul 06:12

    Bpk, maaf sebelumnya kalo saya ga terima kalo dibilang “ga jujur” . ya saya tau pak emg saya ngopi filenya . tapi saya juga ngerjain pak . buktinya hasil gelombangnya kan beda pak . kalo saya 100% copy paste ga perlu saya repot2 ngutek2 ampe jam 3 pagi pak .
    hhmm, bpk berhasil menghancurkan mood saya hari ini .
    terima kasi pak

  6. 6 ahmad
    28 Desember 2009 pukul 05:56

    assalamuaikum pak rosyid…….

    terimakasih telah membimbing serta mengajari kami dalam memahami ilmu fisika,
    semoga amal bapak diterima allah subhanahu wata ala

    ahmad teguh s
    06671
    teknik elektro pagi

    • 7 rosyidadrianto
      3 Januari 2010 pukul 02:29

      amin

  7. 8 irham hadi pratama
    28 Desember 2009 pukul 22:44

    assalamualaikum pak… materi fisika smester ine cukup berst rasanya… jd untuk uas banyak yg harus d pelajari.. boleh minta kisi2nya untuk uas pak??
    trims..
    Nama: irham hadi pratama
    npm:03.2009.1.06686
    wassalamualaikum…

    • 9 rosyidadrianto
      3 Januari 2010 pukul 02:28

      kisi2 dr quiz dan presentasi kalian

  8. 29 Desember 2009 pukul 05:52

    teknik industri
    07.2009.1.02772
    pagi

    pak uas nya jangan sulit buat soalnya

  9. 11 pipit sri rahayu
    29 Desember 2009 pukul 13:38

    assalammualaikum

    bapak,sebentar lagi ada UAS jadi kalau bisa ada tambahan materi untuk persiapan UAS
    BISA ya pak…….!!!!!!

    wassalammualaikum

    • 12 rosyidadrianto
      3 Januari 2010 pukul 02:28

      konsultasi on line aja

      • 13 Gede Agung Effendi
        26 Januari 2010 pukul 13:01

        kapilaritas

        Contoh kapilaritas yang paling umum adalah meniscus dan tetesan yang terbentuk dari Cairan di udara atau di dalam cairan lain dan film tipis yang membentuk gelembung sabun.
        Karena ini berhubungan dengan bentuk keseimbangan kapilaritas menduduki tempat dalam kerangka termodinamika berhubungan dengan perilaku mikroskopik dan statistic dari antar muka dibandingkan dengan detail struktur molekulnya
        Interaksi molekul dalam zat cair diseimbangkan dengan gaya tarik yang sama ke segala arah.
        Molekul pada permukaan cairan mengalami ketidakseimbangan gaya sehingga muncul energi bebas pada permukaan tersebut.
        Energi yang timbul dari dua fluida tersebut disebut sebagai energi bebas permukan.
        Jika salah satu fluida berupa gas dengan cairan maka yang terukur adala tegangan permukaan.
        Jika yang diamati antar muka dua cairan yang terukur adalah tegangan antar muka.

      • 14 Rohmat Romadlon/03.2009.1.06619
        26 Januari 2010 pukul 13:27

        Medan Magnet

        Medan Magnet adalah suatu medan yang dibentuk dengan menggerakan muatan listrik (arus listrik) yang menyebabkan munculnya gaya di muatan listrik yang bergerak lainnya. (Putaran mekanika kuantum dari satu partikel membentuk medan magnet dan putaran itu dipengaruhi oleh dirinya sendiri seperti arus listrik; inilah yang menyebabkan medan magnet dari ferromagnet “permanen”). Sebuah medan magnet adalah medan vektor: yaitu berhubungan dengan setiap titik dalam ruang vektor yang dapat berubah menurut waktu. Arah dari medan ini adalah seimbang dengan arah jarum kompas yang diletakkan di dalam medan tersebut.

        Sifat-Sifat medan magnet
        listrik statis dengan magnetisme dapat menghasilkan sekumpulan dari empat persamaan mengenai kedua medan tersebut. Namun, di bawah formula masih ada dua medan yang berbeda yang menjelaskan fenomena berbeda.Einstenlah yang berhasil menunjukan, dengan relativitas khusus, bahwa medan listrik dan medan magnet adalah dua aspek dari hal yang sama (tensor tingkat 2), dan seorang pengamat bisa merasakan gaya magnet di mana seorang pengamat bergerak hanya merasakan gaya elektrostatis. Dengan demikian, menggunakan spesial relativitas, gaya magnet adalah manifestasi dari gaya elektrostatik dari muatan listrik yang bergerak, dan bisa diprakirakan dari pengetahuan tentang gaya elektrostatik dan gerakan muatan tersebut (relatif terhadap seorang pengamat).

  10. 15 pipit sri rahayu
    30 Desember 2009 pukul 11:18

    Assalamualaikum

    Bapak,besok presentasinya dimodifikasi ta pak?
    terus kalau jadi,modifikasinya gmn ya pak……
    kalau bapak kasih pertanyaan jangan medeni ya pak…..
    trimakasih……
    wassalam

  11. 16 rony nurcahya
    1 Januari 2010 pukul 12:52

    pak saya mau tanya bagaimana cara menghitung (arctan) jika menggunakan kalkulator saya bingumg tidak tahu caranya pak,sebelumnya makasih

    nama : rony nurcahya
    npm : 07.2009.1.02733
    jurusan : teknik industri

    • 17 rosyidadrianto
      3 Januari 2010 pukul 02:27

      ya km 2nd dlu bru tekan tan trus tulis nilai yg mau dihitung
      klo g ngerti baca panduan kalkulator

      • 18 Gede Agung Effendi/03.2009.1.06681/T.Elektro
        26 Januari 2010 pukul 14:03

        Kapilaritas

        Contoh kapilaritas yang paling umum adalah meniscus dan tetesan yang terbentuk dari Cairan di udara atau di dalam cairan lain dan film tipis yang membentuk gelembung sabun.
        Karena ini berhubungan dengan bentuk keseimbangan kapilaritas menduduki tempat dalam kerangka termodinamika berhubungan dengan perilaku mikroskopik dan statistic dari antar muka dibandingkan dengan detail struktur molekulnya
        Interaksi molekul dalam zat cair diseimbangkan dengan gaya tarik yang sama ke segala arah.
        Molekul pada permukaan cairan mengalami ketidakseimbangan gaya sehingga muncul energi bebas pada permukaan tersebut.
        Energi yang timbul dari dua fluida tersebut disebut sebagai energi bebas permukan.
        Jika salah satu fluida berupa gas dengan cairan maka yang terukur adala tegangan permukaan.
        Jika yang diamati antar muka dua cairan yang terukur adalah tegangan antar muka.

        Gede Agung Effendi/03.2009.1.06681/T.Elektro

  12. 19 annisa
    6 Januari 2010 pukul 08:41

    annisa novitawari
    t.industri/02715

    pak,soal2 buat uas jangan susah2 ya pak
    kasihan kita semua klo nti soalnya susah pak
    maksih pak

  13. 20 02.2009.01.07990 Vinsensius Bisar
    26 Januari 2010 pukul 09:06

    NAMA : Vinsensius Bisar
    NPM : 02.2009.01.07990
    JURUSAN : Tek.Mesin

    GELOMBANG

    Gelombang didefinisikan sebagai energi getaran yang merambat.

    Dalam kehidupan sehari-hari banyak orang berfikir bahwa yang merambat dalam gelombang adalah getarannya atau partikelnya, hal ini sedikit tidak benar karena yang merambat dalam gelombang adalah energi yang dipunyai getaran tersebut. Dari sini timbul benarkan medium yang digunakan gelombang tidak ikut merambat?

    Gelombang berdasarkan medium perambatanya di bedakan menjadi dua macam yaitu:
    – Gelombang mekanik

    – Gelombang Elektromagnetik

    gelombang yang dalam perambatannya tidak membutuhkan medium perantara
    1. GELOMBANG NEKANIK

    Gelombang mekanik adalah:
    gelombang yang dalam perambatanya membutuhkan medium perantara

    Contoh gelombang mekanik antara lain:

    – gelombang bunyi,
    – gelombang pada tali
    – gelombang permukaan air.

    * GELOMBANG BUNYI

    Gelombang bunyi merupakan contoh gelombang longitudinal 3 dimensi.
    Medium perambatannya dapat berupa padatan,cairan atau gas
    Gelombang bunyi terjadi karena ada perapatan dan perenggangan
    molekul-molekul pada medium perambatan.

    * GELOMBANG PADA TALI

    Gelombang tali adalah gelombang yang merambat pada tali. Gelombang ini merupakan
    gelombang mekanik,dengan tali sebagai mediumnya. Jenis gelombang ini walaupun
    terlihat sederhana dapat menjelaskan efek-efek gelombang pada umumnya seperti refraksi,
    refleksi, transmisi dan superposisi.

    * GELOMBANG PERMUKAAN AIR

    Penyebab terjadi gelombang pada air dipengaruhi beberapa factor berikut:

    – Kecepatan angin
    – Lama angin bertiup dan luas daerah yang terkena pengaruh
    – Kedalaman air laut
    – Adanya getaran kulit bumi di dasar laut
    – Tetapi factor utamanya karena angin dan gempa

    2. GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

    Gelombang Elektromagnetik:
    gelombang yang dalam perambatannya tidak membutuhkan medium
    perantara.

    * SIFAT-SIFAT GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

    – Gelombang elektromagnetik dapat merambat dalam ruang tanpa medium
    – merupakan gelombang transversal
    – tidak memiliki muatan listrik sehingga bergerak lurus dalam medan magnet maupun medan
    listrik
    – dapat mengalami pemantulan (refleksi), pembiasan (refraksi), perpaduan (interferensi),
    pelenturan (difraksi), pengutuban (polarisasi)
    – Perubahan medan listrik dan medan magnet terjadi secara bersamaan, sehingga medan
    listrik dan medan magnet sefase dan berbanding lurus.

    * CONTOH-CONTOH GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK
    – cahaya,
    – gelombang radio,
    – gelombang TV,
    – sinar – X, dan
    – sinar gamma.

    SEKIAN DAN TERIMAKASIH

  14. 26 Januari 2010 pukul 13:10

    Akhmad Suhariyanto
    03.2009.1.06650
    Teknik Elektro

    Plastik + Plastik = Logam, Gmn BIsa?????

    Ini berita aneh dan menarik banget bagi saya, siapa mengira dengan menempelkan dua lembar plastik dapat menghasilkan material konduktor yang dapat menghantarkan listrik seperti logam. Penemuan ini menjanjikan pengembangan sistem elektronika dengan materi nonlogam, bahkan material superkonduktor jenis baru.

    Konduktor dari plastik itu dikembangkan para peneliti dari Universitas Teknologi Delft, Belanda, yang dipimpin Alberto Morpurgo. Dalam penelitian tersebut mereka menempelkan lapisan kristal plastik polimer jenis TTF setebal satu mikrometer dan kristal organik polimer lainnya jenis TNCQ dengan ketebalan yang sama.

    Kedua jenis polimer termasuk insulator atau tidak menghantarkan listrik. Namun, hasil penggabungan keduanya menghasilkan gaya Van der Walls yang menyebabkan bidang permukaan yang saling menempel dapat menghantarkan listrik.

    “Kedua permukaannya tidak mengalami perubahan fisika, namun kerja elektron di sepanjang permukaan yang berdekatan berubah,” ujar Morpurgo. Pada kondisi normal, elektron-elektron pada setiap materi tidak dapat berpindah bebas, tapi pada kasus ini elektron dari TTF dapat melompat ke bagian yang disebut hole di TNCQ.

    Mereka juga menemukan bahwa sifat konduktivitasnya justru naik saat berada di lingkungan yang lebih dingin. Sifat tersebut berkebalikan dengan sifat logam yang justru menurun kemampuannya menghantar listrik di lingkungan yang dingin.

    Selain itu juga terdapat keajaiban lagi didunia fisika. Sebuah Jembatan Cair telah ditemukan Tim pEneliti Austria, simak dibawah ini

    Keajaiban Fisika, Jembatan Cair bisa dibuat

    Jembatan yang terbuat dari zat cair? Bukan sulap bukan sihir loh , sebab itu bisa dibuat dengan ilmu fisika. Sebuah tim peneliti dari Austria mendemonstrasikan bahwa kini kita dapat membangun jembatan yang tersusun dari zat cair. Dalam percobaan tersebut, tim ini berhasil memperagakan sebuah jembatan yang tersusun dari air murni yang telah didestilasi tiga kali. Mereka juga menghubungkan celah sepanjang 2,5 centimeter hingga selama 45 menit, seakan melawan pengaruh gaya gravitasi. Sepintas hal ini terdengar seperti sihir, walaupun jelas hanyalah rekayasa fisika. Lantas, apa rahasianya hayoo?

    Tegangan tinggi

    Seperti yang kita pelajari pada materi sebelumnya salah satu kunci dalam percobaan tersebut adalah pemakaian tegangan listrik yang tinggi. Tim tersebut menempatkan air murni yang akan dijadikan jembatan itu di dalam dua buah gelas kaca, kemudian sepasang elektroda diletakkan di dalamnya. Kedua gelas kaca diletakkan berdekatan namun tidak berhimpitan. Dalam waktu hanya seperseribu detik setelah perbedaan tegangan sebesar 25 ribu volt diterapkan melalui sepasang elektroda tersebut, air di dalam salah satu gelas kaca merambat cepat ke tepian dan secepat kilat melompat melewati celah di antara kedua gelas kaca.

    Apa yang menyebabkan tegangan tinggi tersebut mampu melontarkan air melompati celah dan lalu menjaga “jembatan cair” tidak runtuh dipengaruhi gravitasi? Saat ini belum ada yang mengetahuinya dengan pasti. Walaupun begitu, beberapa kesimpulan awal sudah bisa ditarik dari percobaan itu.

    Secara kimiawi sebuah molekul air dilambangkan dengan kode H2O. Ini karena memang molekul air terdiri dari dua atom hidrogen (H) yang bermuatan positif dan sebuah atom oksigen (O) bermuatan negatif. Saat genangan air murni dipengaruhi oleh medan listrik, seperti saat tegangan tinggi diterapkan pada percobaan di atas, maka molekul-molekul air akan berjejer rapih dan saling bergandengan: atom-atom hidrogen tertarik ke elektroda bermuatan negatif sementara atom oksigen menjurus ke elektrode positif. Selama ini hal ini sudah diketahui berlaku pada tingkat molekuler, akan tetapi belum pernah diperagakan sebelumnya pada tingkat makroskopik seperti pada percobaan jembatan cair di atas.

    Untuk menguji hipotesa ini, tim peneliti yang sama kemudian menggunakan sebatang kaca yang telah lebih dulu diberi muatan listrik. Ternyata memang medan listrik dari batang kaca mampu membuat bentuk jembatan cair itu berubah dari lurus menjadi melengkung mendekati batang kaca.

    Air Mengalir Dalam Air

    Di antara pengukuran lain yang dilakukan, tim tersebut juga mengukur variasi kepadatan cairan di sepanjang “jembatan dari air” yang terbentuk.

    Mereka menggunakan metode optik yang umum disebut ‘visualisasi Schlieren’ . Dalam metode ini, berkas-berkas cahaya dilewatkan tegak lurus terhadap “jembatan dari air” dan kemudian melewati tepian sebuah silet tajam sebelum mencapai detektor cahaya. Jika kepadatan cairan di sepanjang jembatan itu seragam nilainya, maka semua berkas cahaya akan melewati tepian silet dan tertangkap oleh detektor. Akan tetapi, jika ada variasi kepadatan cairan pada jembatan itu, variasi itu akan membelokkan dan mengganggu jalan sebagian berkas cahaya yang lewat, sehingga total berkas yang tertangkap detektor menjadi berkurang.

    Dengan metode tersebut, tim dari Austria itu menemukan bahwa kepadatan cairan pada jembatan memang tidak seragam, di mana sisi bagian dalam dari jembatan lebih padat daripada sisi luarnya. Selain itu, variasi kepadatan cairan tersebut tidaklah statis, melainkan mengalir dari gelas kaca yang satu ke yang lainnya. Sekedar sebagai analogi, anda bisa membayangkan sebuah kabel ko-axial (walaupun analogi ini tidaklah sangat akurat karena kedua fenomena ini berasal dari hukum fisika yang berbeda) di mana kabel di lingkaran dalam mengalirkan arus listrik sedangkan kabel di lingkaran luar hanyalah membantu menyalurkan aliran itu. Begitu juga, dalam “jembatan cair” ini, molekul air yang mengalir adalah molekul-molekul di sisi dalam, sedangkan molekul-molekul di sisi luar hanyalah diam dan membantu aliran molekul-molekul di sisi dalam jembatan.

    Kalo udah ada penemuan baru, lalu untuk Apa Selanjutnya?

    Tim dari Austria itu ingin mempelajari dengan lebih detil bagaimana sesungguhnya struktur molekul-molekul yang membentuk Jembatan cair itu. Untuk itu mereka merencanakan percobaan lanjutan yang akan menggunakan sinar-X.

    Selain untuk menjawab keingintahuan secara ilmu fundamental, percobaan ini juga punya potensi aplikasi yang besar. Salah satunya berkaitan dengan bidang mikrofluida , di mana cairan-cairan dengan volume sangat kecil dikendalikan dengan presisi dan diteliti dengan akurat, baik untuk pendeteksian biologis, medis, maupun lingkungan.

    Saat ini masih banyak kendala yang perlu dipecahkan sebelum sebuah aplikasi nyata bisa diperoleh. Salah satunya adalah bahwa jembatan cair ini tidak bisa bertahan jika air murni yang telah didestilasi tiga kali tersebut dikotori oleh debu dan partikel. Akibat muatan-muatan tambahan yang dibawa oleh debu dan partikel itu, maka jembatan cair itu akan dilewati arus listrik yang semakin tinggi.

    Suhu pada jembatan itu ikut meningkat, dan jembatan akan runtuh karena gerakan acak molekul-molekul air mengalahkan efek medan listrik yang telah menjajarkannya dengan rapi. Walaupun begitu, bukan tidak mungkin percobaan-percobaan berikutnya akan memunculkan kejutan dan gagasan baru yang akan memecahkan kendala di atas. bila mereka bisa, kenapa kita tidak????
    mungkin Ditaun baru ini kamu-kamu sekalian yang menemukannya.

    Menarik kan????
    Berbagai keajaiban bisa ditemukan didunia sains….
    jangan takut untuk menjadi Einstein selanjutnya …hehehehehee……

  15. 22 Gede Agung Effendi
    26 Januari 2010 pukul 13:13

    Contoh kapilaritas yang paling umum adalah meniscus dan tetesan yang terbentuk dari Cairan di udara atau di dalam cairan lain dan film tipis yang membentuk gelembung sabun.
    Karena ini berhubungan dengan bentuk keseimbangan kapilaritas menduduki tempat dalam kerangka termodinamika berhubungan dengan perilaku mikroskopik dan statistic dari antar mukadibandingkan dengan detail struktur molekulnya
    Interaksi molekul dalam zat cair diseimbangkan dengan gaya tarik yang sama ke segala arah.
    Molekul pada permukaan cairan mengalami ketidakseimbangan gaya sehingga muncul energi bebas pada permukaan tersebut.
    Energi yang timbul dari dua fluida tersebut disebut sebagai energi bebas permukan.
    Jika salah satu fluida berupa gas dengan cairan maka yang terukur adala tegangan permukaan.
    Jika yang diamati antar muka dua cairan yang terukur adalah tegangan antar muka.

    Gede Agung Effendi/03.2009.1.06681/T.Elektro

  16. 23 Rohmat Romadlon/03.2009.1.06619
    26 Januari 2010 pukul 13:33

    terima kasih atas bimbingan bapak selama ini semoga ilmu bap[

  17. 24 Rohmat Romadlon/03.2009.1.06619
    26 Januari 2010 pukul 13:35

    terima kasih atas bimbingan bapak selama ini semoga ilmu yang bapak berikan dapat bermanfaat buat diri saya dan orang lain
    Aminnn

  18. 25 Rohmat Romadlon/03.2009.1.06619/T.Elektro
    26 Januari 2010 pukul 14:13

    Medan Magnet

    Medan Magnet adalah suatu medan yang dibentuk dengan menggerakan muatan listrik (arus listrik) yang menyebabkan munculnya gaya di muatan listrik yang bergerak lainnya. (Putaran mekanika kuantum dari satu partikel membentuk medan magnet dan putaran itu dipengaruhi oleh dirinya sendiri seperti arus listrik; inilah yang menyebabkan medan magnet dari ferromagnet “permanen”). Sebuah medan magnet adalah medan vektor: yaitu berhubungan dengan setiap titik dalam ruang vektor yang dapat berubah menurut waktu. Arah dari medan ini adalah seimbang dengan arah jarum kompas yang diletakkan di dalam medan tersebut.
    Sifat-Sifat medan magnet
    listrik statis dengan magnetisme dapat menghasilkan sekumpulan dari empat persamaan mengenai kedua medan tersebut. Namun, di bawah formula masih ada dua medan yang berbeda yang menjelaskan fenomena berbeda.Einstenlah yang berhasil menunjukan, dengan relativitas khusus, bahwa medan listrik dan medan magnet adalah dua aspek dari hal yang sama (tensor tingkat 2), dan seorang pengamat bisa merasakan gaya magnet di mana seorang pengamat bergerak hanya merasakan gaya elektrostatis. Dengan demikian, menggunakan spesial relativitas, gaya magnet adalah manifestasi dari gaya elektrostatik dari muatan listrik yang bergerak, dan bisa diprakirakan dari pengetahuan tentang gaya elektrostatik dan gerakan muatan tersebut (relatif terhadap seorang pengamat).

  19. 26 danz
    4 November 2010 pukul 05:21

    untuk buku fisika 1 v. Beta ngga bisa dibuka.
    sekedar mengabarkan

    • 27 rosyidadrianto
      23 November 2010 pukul 15:12

      maaf bukunya masih proses editting biar g banyak kesalahan

    • 28 rosyidadrianto
      20 Oktober 2011 pukul 02:58

      maaf on progress

  20. 19 Oktober 2011 pukul 07:06

    pak bukunya tidak bisa di download , kirim ke email saya y pak di putrapratamadany@gmail.com. terima kasih banyk pak

    • 30 rosyidadrianto
      20 Oktober 2011 pukul 02:57

      maaf buku yg mana y?
      dan anda siapa?

  21. 31 Rendy
    28 November 2012 pukul 18:19

    met mlem,. tlng di ksh tau jalannya pak.

    1. Seekor kura – kura kecil ditempatkan pada titik asal dari suatu sumbu koordinat xy yang digambar pada selembar kertas besar. Setiap kotak koordinat berukuran 1,0 cm kali 1,0 cm. Kura-kura tersebut berjalan selama beberapa saat dan akhirnya berenti pada titik ( 24,10 ), yaitu, 24 kotak di sepanjang sumbuh x dan 10 kotak di sepanjang sumbu y. Tentukan perpindahan kura – kura dari titik asal ?
    Jawaban : 26 cm – 230 di atas sumbu x.

    2. Kecepatan sebuah kendarahan meningkat secara beraturan dari 6,0 m/det menjadi 20 m/det. Saat menempuh jarak 70 m dalam satu garis lurus. Tentukan kecepatan dan waktu yang di butuhkan ?
    Jawaban : 2,6 m / det 2, 5,4 detik

    3. Ulangi soal 3.43, jika pegangan membentuk sudut 300 di atas bidang miring ?
    Jawaban : 59 N

    4. Misalnya Fw1 pada Gambar 4-10 adalah 500 N. Tentukan Nilai – nilai Fw2 dan Fw3. Jika sisi tersebut bergantung dalam keseimbangan ?
    Jawaban : 288 N, 384 N

    5. Lengan yang tampak pada gambar 5 – 16 menumpuh sebuah bola dengan masa 4,0 kg. Masa dari tangan dan lengan adalah 3,0 kg dan beratnya bekerja pada titik 15 cm dari siku. Tentukan daya yang di timbulkan oleh otot biseps ?
    Jawaban : 0,43 KN

    6. Sebuah Proton ( m = 1,67 x 10-27 kg ) dengan laju 5,0 x 106 m/det melewati sebuah lapisan logam dan ketebalan 0,010 mm dan bergerak dengan laju 2,0 x 106 . berapa besar gaya rata – rata yang melawan geraknya ketika melewati lempengan ?
    Jawaban : 1,8 x 10-9 N

    7. Sebuah dongkrak hidrolit di sebuah pompa bensin mengangkat sebuah mobil dengan masa 900 kg setinggi 0,25 cm ketika sebuah gaya 150 N mendorong Piston sejauh 20 cm. Tentukan KMA, KMI, dan efisiensi ?
    Jawaban : 80,59,74 %

    8. Dua benda dengan massa 8kg dan 4kg bergerak di sepanjang sumbu X kea rah berlawanan dengan kecepatan berturut – turut 11m/det Arah X Positip dan menempel bersama. Tentukan kecepatan mereka sesaat setelah tumbukan ?
    Jawaban : 5m/det – Arah Positif

    Terimakasih sblmnya.

    • 32 rosyidadrianto
      26 Desember 2012 pukul 17:52

      maaf bru terbaca
      g tau klo ada yg bertanya
      1. gunakan phytagoras ato R kuadrat = akar X kuadrat + Y kuadrat
      arah gunakan theta = arc tan Y / X

      2. mungkin pertanyaannya percepatan
      gunakan V kuadrat = Vo kuadrat + 2 a s
      waktu bisa pake V = Vo + a t

      3. g jlas soalnya

      4. gambar g ada

      5. gambar jg g ada

      6. gunakan rumus gerak untuk dpt percepatan
      V kuadrat = Vo kuadrat + 2 a s

      lalu gunakan hukum ll newton F = m a

      7. KM = W / F

      8. gunakan kekekalan momentum P = P’
      m1 v1 + m2 v2 = (m1 + m2) v’

      semoga bermanfaat


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 81 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: